Kasihan.. Diterlantarkan Anaknya, Nenek Ini Terpaksa Tidur Di Pinggir Jalan

Loading...
Loading...

Sungguh salut dengan keteguhan hati nenek 60 tahun asal Solo ini. Dengan kondisinya yang sudah renta, dirinya pantang meminta-minta kepada orang.

Berjualan makanan di sekitar kawasan Terminal Blok M telah dilakoninya sejak beberapa tahun yang lalu. Namun karena hidup sebatang kara dan faktor umur yang sudah renta, beberapa hari yang lalu si nenek yang diketahui bernama Partinah ini hanya dapat tergeletak lunglai tak berdaya dengan alas kardus di kawasan Blok M.

“Beberapa hari yang lalu ada pegawai toko yang melaporkan kondisi si nenek kepada kita. Sehingga petugas langsung datang dan membawa nenek ini ke Rumah Sakit Fatmawati,” ujar Kasi Yahrensos Sudin Sosial Jaksel, Maria April dalam keterangannya, Rabu (24/9/2014).

Menurut Maria, setelah dibawa ke RS dan mendapatkan perawatan karena kelelahan, Partinah akhirnya dapat ditanyai oleh petugas Sudin Sosial. Dari pengakuan si nenek kepada petugas, sehari-hari dia berjalan makanan di pintu keluar Terminal Blok M, dan tidur di emperan toko di daerah Melawai.
“Hanya dengan jualan dia bisa menyambung hidup. Dia mempunyai keteguhan hati yang tinggi untuk mandiri dengan tidak meminta-minta kepada orang lain,” jelasnya.
“Menurut Partinah, dia tidak akan mau mengemis dan meminta-minta kepada orang lain, dan akan menjual apapun yang dapat dijual untuk bertahan hidup,” sambung Maria.
‎Beruntung saat ini kondisi Nenek Partinah sudah membaik dan akan keluar dari RS. Berkat keteguhan hatinya mencari nafkah, Sudin Sosial akhirnya memutuskan untuk merawat Nenek Partinah di salah satu Panti jompo milik Pemprov DKI.
“Si nenek rencananya akan dirawat di salah satu Panti sosial Trisna Werda milik Pemerintah DKI Jakarta,” tutupnya.

LihatTutupKomentar