Mantan Istri Sempat Ingin Bertemu, Sule: Saya Tunggu Dia Walau Kita Sudah Pisah

Loading...
Loading...

YouTube Cumicumi
Komedian Sule berbagi kesedihan dan kenangannya dengan mantan istrinya, Lina Zubaedah
JAKARTA, KOMPAS.com - Almarhumah Lina Zubaedah ternyata sempat menyampaikan keinginan berkunjung ke rumah mantan suaminya, Sule di daerah Tambun, Bekasi.
Hal itu diketahui dari pernyataan Sule dalam video milik Cumicumi berjudul "Kesedihan Sule Ditinggal Mantan Istri" yang diunggah di kanal YouTube.
"Orang dia sempat ngomong sama mamanya kok dia pengin balik lagi ke Tambun (Bekasi)," ucap Sule sebagaimana dikutip Kompas.com, Minggu (5/1/2020).
Baca juga: Sule Bagikan Video Kenangan Terakhir dengan Mendiang Mantan Istri
Sule pun mengartikan hal tersebut dengan santai meskipun ia merasakan ada sesuatu dari niatan Lina kembali ke Tambun.
"Ya mungkin ingin disaksikan dengan sekarang dia sudah tidak ada di dunia ini. Ingin kembali lagi seperti dulu, ingin. Saya yakin karena yang saya rasakan juga seperti itu," ucap Sule.
Bahkan, tanpa ragu Sule mengaku masih sering memikirkan Lina.
"Enggak pernah hilang dia ada di pikiran saya. Cuma kalau saya prinsipnya, ya welcome. Selama dia mau berbicara sama saya, saya welcome," ujar Sule.
Baca juga: Sule Ungkap Lina Sempat Ingin Kembali ke Tambun, Niat Rujuk?
Hanya saja, Sule mengerti ada batasan antara dirinya dan Lina. Pasalnya, Lina sudah menikah lagi.
Oleh karenanya, pemilik nama asli Entis Sutisna ini mengaku tidak bisa berbuat banyak selain menunggu kedatangan Lina.
"Cuma karena mungkin posisinya pada waktu itu ada sedikit permasalahan. Ya, dia ada ketakutan. Saya yakin ada larangan juga," ujar Sule.
Tetapi, Sule mengaku senang mengetahui bahwa Lina memiliki niat bertandang ke rumahnya.
"Tapi saya pun enggak bisa apa-apa. Dia enggak minta langsung sama saya. Saya menunggu dia walaupun kita sudah pisah," ucap Sule.
Diketahui, mantan istri Sule, Lina Zubaedah tutup usia pada Sabtu (4/1/2020) subuh.
Baca juga: Sule Bagikan Video Kenangan Terakhir dengan Mendiang Mantan Istri
Penulis: Melvina TionardusEditor: Novianti Setuningsih

LihatTutupKomentar